Kenali Apa Itu Sindrom King Kong Dalam Trading

Posted on

Bagibagi.redaksinet.com – Hallo sobat bagibagi kembali lagi bersam admin yang akan menemani kalian semua dengan menyajikan informasi terbaru dan terpopuler seperti dengan Kenali Apa Itu Sindrom King Kong Dalam Trading.

Dalam sebuah trading forex maka kallian akan berhadapan dengan banyaknya peluang, yang mana memang semua itu tidak ada yang bisa kita prediksi pergerakan haraga pada pasar forex.

Bisa saja kalian bisa memiliki peluang untuk menang, namun saat itu juga kalian bisa saja mengalami kerugian yang memang tidak bisa di prediksi.

Kalian juga bisa saja merasa bahwa keberuntungan kapan saja bisa berpihak kepada kalian di saat trading forex, namun admin sarankan agar kalian tidak berlebihan pada hal tersebut.

Karena memang hal tersbeut bisa saja membuat kalian rugi, jika dari awal saja kalian sudah overconfident untuk menang maka takutnya kalian akan merasa stres jika mengalami kerugian.

Kemungkinan besar tingkat stres yang akan kalian alami akan lebih besar jika dibandingkan pada saat kalian tidak merasa percaya akan diri sendiri, maka kondisi tersebut disebut dengan sindrom king kong.

Apa Itu Sindrom King Kong

Apa Itu Sindrom King Kong Dalam Trading? - Artikel Forex

Istilah sindrom king kong biasanya dimulai pada saat seorang trader merasa bahwa dirinya tengah menang banyak dan memperoleh profit dengan jumlah yang cukup besar.

Yang mana keberuntungan tersebut bisa berlanjut bahkan sampai beberapa kali melakukan trading selanjunya, maka dalam kondisi seperti itulah para trader akan mulai percaya diri yang berlebihan.

Pada kondisi seperti itu para trader akan selalu menganggap bahwa mereka akan selalu menghasilkan profit besar dengan secara berkelanjutan dan terus menerus.

Tanpa mereka sadar bahwa peluang loos dalam istilah trading akan menghampirinya, dan bahkan bisa saja membuat profit yang tadinya naik aka menjadi turun.

Maka rasa percaya diri yang berlebihan itu lah yang disebut dengan istilah sindrom king kong, yang mana untuk istilah sindrom itu sendiri di dominasi dengan dua jenis sifat.

Kedua sifat tersebut diantaranya merasa takut untuk ketinggalan dalam meraih profit jumlah besar dan juga keserakahan.

Pada setiap kasus yang telah terjadi bahawa sindrom king kong biasanya mudah menyerang pada para trader pemula, dengan alasan bahwa mereka tidak memiliki cukup pengetahuan.

Kenali Penyebab Sindrom King Kong

Pada dasarnya di saat seorang trader memiliki terlalu banyak informasi yang mereka dapat maka hal tersebut dapat menjadi sebuah faktor penyebab terjadinya sindrom king kong trading.

Karena terdapat seorang peneliti yang mengatakan bahwa semakin banyak informasi yang diserap, maka memungkinkan semakin tinggi pula tingkat percaya diri terhadap orang tersebut.

Bukan hanya itu, terdapat faktor lainnya yaitu emosi yang labil yang biasanya dialami oleh para trader pemula yang biasa tanpa melakuka persiapan yang matang terlebih dulu.

Yang biasanya trader pemula selalu saja terjebak dengan iming-iming akan memperoleh profit dengan jumlah yang besar dalam waktu yang singkat.

Terdapat satu faktor lagi yang dapat menyebabkan seorang trader terkana dampak sindrom king kong yaitu selalu terbiasa mencari sensasi dengan alasan ingin memamerkan profit yang didapat.

Cara Mencegah Sindrom King Kong

Jika sahabat sudah merasa bahwa telah mengalami hal tersebut yakni terkena sindrom king kong, maka kalian dapat langsung mencegah penyebarannya dengan trik berikut:

  • Memiliki tading plan
  • Berpikir layaknya trader, bukan seperti king kong
  • Selalu belajar dari setiap kesalahan
  • Mampu melihat perkembangan tren
  • Harus konsisten
  • Harus dapat mengendalikan rasa nyaman

Penutup

Demikian informasi yang dapat admin sajikan pada kesempatan kali ini, semoga dapat membantu dan juga dapat bermanfaat buat sobat bagibagi semua.

Terima kasih telah mampir pada artikel admin yang satu ini, jangan lupa untuk kembali mampir dan berkunjung pada Bagibagi.redaksinet.com untuk mendapatkan update informasi terbaru dan terpopuler lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.